Ilmu layaknya isian risol, beraneka ragam namun satu kenikmatan.

Friday, April 19, 2013

Akankah Ini Terjadi Pada Indonesia?

10:14 PM Posted by Agus Hadi Muhidin , , No comments

Krisis lingkungan di Cina tampaknya muncul dalam skala yang besar dan hebat, karena sangat luasnya negara itu sendiri. Berikut ini enam masalah lingkungan teratas yang ada di Cina:

Pencemaran udara. Menurut skala kualitas udara, setiap peringkat polusi di atas 300 berarti udara tidak aman untuk bernapas. Dalam kondisi tersebut, orang harus tinggal di dalam ruangan dengan menghidupkan pemurni udara dan sebisa mungkin mengurangi pergerakan, demikian pedoman Kedutaan Amerika Serikat di Beijing. Cina saat ini membakar 47 persen dari batu bara dunia, kira-kira setara dengan jumlah gabungan yang digunakan oleh semua negara-negara lain di dunia, lapor New York Times. Dan Beijing dikelilingi oleh jaringan luas dari pembangkit listrik tenaga batu bara.

Pencemaran air. Ribuan bangkai babi mengambang melewati Shanghai mungkin bukanlah polusi air terburuk yang harus dikhawatirkan Cina. Pada Januari, terjadi kecelakaan bocornya kimia benzena, senyawa yang dikenal sebagai penyebab kanker, ke anak Sungai Huangpu (tempat bangkai babi itu ditemukan). Lebih dari 20 orang dirawat di rumah sakit akibat hal itu, menurut Wall Street Journal, dan penduduk daerah itu terpaksa mengandalkan mobil pemadam kebakaran untuk mendapatkan air minum yang aman.

Penggurunan. Cina memiliki sejarah pertanian intensif selama ribuan tahun, jadi mungkin tidak mengejutkan bahwa wilayah seluas 9,6 juta kilometer persegi dari negara itu terkena penggurunan. Hasil dari maraknya penebangan hutan dan perkembangan pertanian adalah penggurunan, penghancuran lahan yang ditutupi vegetasi, yang menghasilkan bentang alam terdiri dari tanah dan batu yang gersang. Sekitar 2,6 juta km persegi dari Cina saat ini berada di bawah penggurunan, sekitar seperempat dari luas daratan negara itu, tersebar di 18 provinsi, menurut kantor berita IPS.

Keanekaragaman hayati. Terkait erat dengan penggundulan hutan dan penggurunan adalah masalah hilangnya habitat dan penurunan keanekaragaman hayati. Karena wilayah hutan yang luas dibuka untuk lahan pertanian, perkebunan bambu, dan kayu bakar, mengakibatkan hewan langka seperti panda berjuang untuk bertahan hidup.

Desa kanker. Selama bertahun-tahun, individu dan kelompok telah melancarkan kampanye untuk memaksa pemerintah mengatasi atau bahkan mengakui tingginya tingkat penyakit kanker lambung, hati, ginjal dan usus besar di daerah tertentu, biasanya berdekatan dengan kompleks industri berat, menurut laporan BBC. Di Shangba, sebuah kota di provinsi Guangdong, sungai yang mengalir melalui kota berubah dari warna putih menjadi oranye akibat berbagai jenis limbah industri, Reuters melaporkan. Banyak pencemar sungai, seperti kadmium dan seng, diketahui menyebabkan kanker.

Indonesia belum sampai se-ekstrem Cina, tapi coba kita bayangkan jika penduduk Indonesia tidak peduli dengan lingkungannya, apakah akan seperti Cina? atau lebih buruk lagi? Faktanya, pencemaran udara sudah menyebar di hampir seluruh Indonesia. Kurangnya ruang terbuka hijau membuat pencemaran udara semakin meningkat. Belum lagi pencemaran air dimana masyarakat membuang sampah di sungai. Ketidakdisiplinan warga menjadi penyebab kedua pencemaran ini.

Sebenarnya tak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat harus membantu menanggulangi pencemaran ini. Marilah kita bersama-sama membangun kota yang indah dan bersih. Mulailah dari rumah sendiri dan diri sendiri seperti membuang sampah pada tempatnya. Hal itu sangat membantu menjaga lingkungan agar tetap nyaman. Pemerintah juga seharusnya membatasi proyek-proyek gedung di Indonesia. Masih banyak lahan kosong yang dapat dijadikan lahan terbuka hijau. Marilah kita bangun dan jaga lingkungan kita agar aman dan nyaman.

Sumber:
Sumber diakses tanggal 9 April 2012 pukul 16.49

0 comments:

Post a Comment